Visi & Misi Bina Sarana Bhakti


Yayasan Bina Sarana Bakti berusaha memahami evolusi alam dan kenyataan pembangunan manusia. Ternyata dua karya itu jauh sekali berbeda, hampir seperti Sang Pencipta dengan Sang Ciptaan. Menurut Pencipta semua ada untuk melayani yang lain, sedangkan manusia mengira semua itu ada untuk dipakai sendiri. Alam bersifat organis, manusia bersikap egois.

Yayasan Bina Sarana Bakti berusaha memahami evolusi alam dan kenyataan pembangunan manusia. Ternyata dua karya itu jauh sekali berbeda, hampir seperti Sang Pencipta dengan Sang Ciptaan. Menurut Pencipta semua ada untuk melayani yang lain, sedangkan manusia mengira semua itu ada untuk dipakai sendiri. Alam bersifat organis, manusia bersikap egois.

Semua unsur di alam saling mendukung, diadakan untuk kepentingan bersama, bahkan memberikan diri untuk kelangsungan hidup yang lain. Umpamanya : rumput ada untuk dimakan sapi, sapi tidak melawan manusia yang mengambil susu, bahkan dagingnya. Begitu pula halnya dengan biji padi, telur ayam, air sumur, oksigen di udara, dsb, sehingga semua bisa hidup. Tentulah manusia jangan menghancurkan apa pun yang menjamin hidupnya, melainkan wajib menjaga kelangsungan segala pemberian bumi itu.

BSB berkeyakinan bahwa sikap organis itulah yang menjadi dasar kemajuan. Di dalam alam segala sesuatunya menghasilkan lebih daripada yang dibutuhkannya sendiri, lebih banyak menguntungkan yang lain daripada diri sendiri. Maka pasti akan cukup untuk semua. Sebaliknya sikap egois tidak pernah akan puas, sampai melalap habis semua yang ada, dan akhirnya menelan dirinya sendiri. Untuk membangun masa depan, sikap egois mesti dikalahkan oleh sikap organis.

VISI
Hidup harmonis dengan sesama, alam dan Tuhan.

MISI
MemBINA (menyiapkan, mengembangkan) berbagai SARANA (metode, alat) agar setiap manusia bisa makin berBAKTI dan melayani sesama, alam, dan Tuhan.