Sarana & Prasarana

Gedung ASTI


Gedung ASTI merupakan gedung berlantai empat dimana setiap lantainya memiliki fungsi masing-masing. Lantai pertama terdapat garasi pada bagian luar dan asrama untuk perempuan. Jika kita masuk lebih dalam pada lantai pertama terdapat area ruang tamu, ruangan yang lapang walaupun sudah diisi dua tujuh meja panjang yang biasanya digunakan sebagai tempat pertemuan dan area makan bersama bagi seluruh penghuni ASTI. Pada ruangan yang lapang ini terdapat tiga lemari yang berfungsi sebagai tempat menaruh bingkai foto kenangan orang-orang yang pernah tinggal dan belajar di Yayasan Bina Sarana Bakti (YBSB). Selain itu untuk menaruh bingkai foto kenangan lemari juga dimanfaatkan sebagai tempat menyimpan majalah dan koran yang dapat dibaca bagi pengunjung maupun penghuni ASTI. Lemari lainnya digunakan untuk menyimpan peralatan P3K, kliping, dvd-dvd milik Pater Agatho, dan masih banyak lagi. Pada ruangan ini juga terdapat tv ukuran 45 inc beserta seperangkat alat pemutar dvd. Masih dilantai yang sama dipisahkan oleh sekat tembok terdapat dapur dan tiga buah toilet yang diperuntukkan bagi tamu. Lantai satu juga berfungsi sebagai asrama bagi perempuan baik untuk karyawan yang masih lajang maupun untuk peserta Praktek Kerja Lapang (PKL), magang, maupun kursus. Total kamar yang tersedia adalah 7 buah dan masing-masing kamar memiliki kapasitas yang berbeda. Ada dua kamar yang berkapasitas 6 orang, tiga kamar berkapasitas 4 orang, satu kamar berkapasitas untuk 2 orang dan satu kamar berkapasitas untuk 1 orang. Fasilitas kamar di asrama putri selain tempat tidur, kasur beserta sebuah bantal dan selimut adalah kamar mandi dalam, lemari, meja dan kursi.
Berbeda fungsi dengan lantai satu, lantai dua difungsikan sebagai kantor Yayasan BSB. Asrama putra terletak di lantai tiga. Total kamar yang tersedia di asrama putra adalah 7 buah dan masing-masing kamar memiliki kapasitas yang berbeda. Tujuh kamar tersebut dapat menampung hingga 30 orang. Fasilitas kamar di asrama putra selain tempat tidur, kasur beserta sebuah bantal dan selimut adalah lemari, meja dan kursi, sedangkan kamar mandi berada di luar. Asrama putra memiliki 8 buah kamar mandi. Di lantai tiga ini terdapat juga kamar Pater Agatho. Lantai empat ASTI merupakan rooftop yang difungsikan sebagai taman selain terdapat ruang untuk mencuci baju sekaligus menjemurnya.
Gedung ASTI terus mengalami proses renovasi perbaikan atau penambahan sarana penunjang belajar. Ini sebagai bukti bahwa Yayasan BSB begitu peduli dalam melayani para karyawan maupun para mahasiswa dan siswa yang bersama-sama mengalami proses pembelajaran mengenai gaya hidup organis dan juga tentang pertanian organis, sehingga setiap orang yang berada di lingkungan ASTI memiliki kenyamanan hati dan pikiran.
 
 

Artikel Terkait
comments powered by Disqus