Berita Dari Opini

Arti Penting Serangga Penyerbuk


Pada Bulan Agustus sampai Oktober 2014 lalu, Phika Ainnadya Hasan (Phika) salah seorang mahasiswa Program Sarjana (S2) Biologi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) melakukan penelitian untuk tesisnya di Yayasan Bina Sarana Bakti. Penelitian mengambil judul “Keanekaragaman, Perilaku Kunjungan dan Efektifitas Serangga Penyerbuk dalam Pembentukan Buah Mentimun Jepang (Cucumis sativus). Penelitian bertujuan untuk mempelajari keanekaragaman, perilaku kunjungan dan efektifitas serangga penyerbuk dalam pembentukan buah mentimun jepang.

Dari hasil pengamatan yang dilakukan oleh Phika, keanekaragaman serangga penyerbuk pada mentimun jepang menunjukan terdapat 15 Spesies serangga penyerbuk. Dari sekian banyak serangga penyerbuk terdapat dua serangga dengan presentase dan jumlah individu terbanyak dan merupakan serangga penyerbuk efektif pada mentimun, yaitu Xilocopa confusa, atau yang lebih dikenal dengan bangbara dan Ceratina spp. Dari hasil penelitian juga dilaporkan bahwa rata-rata kualitas dan kuantitas hasil panen menunjukan nilai yang lebih tinggi dan lebih baik bila penyerbukannya dibantu oleh serangga.

Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan oleh Phika adalah serangga penyerbuk merupakan agen penting di lahan pertanian karena peran mereka dalam melakukan penyerbukan mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen. (di)

Artikel Terkait
comments powered by Disqus